Total Tayangan Halaman

16 Agustus 2020

PENUTUP KEPALA

 

-sebuah refleksi jati diri-

Oleh : N. Ilmi A.M.

 

Mungkin jarang terpikir dibenak sebagian orang, kenapa tiap pejabat/pegawai baik sipil maupun militer berbeda dalam menggunakan tutup kepala. Bahkan baret tentara, polisi, bahkan pramuka atau OKP berbeda posisi miring.

 

Beberapa Penutup Kepala

1.       TOPI MUTZ : adalah salah satu topi yang wajib dimiliki oleh beberapa anggota yang menjabat di perintahan / kepengurusan. Namun belakangan banyak juga digunakan untuk kegiatan promosi / pramuniaga sehingga terlihat lebih menarik dengan menggunakan topi mutz ini.


Bentuk yang menyerupai PECI sering dibilang jika topi Mutz adalah PECI-nya pegawai yang digunakan untuk acara resmi, upacara, pembinaan, sosialisasi, monitoring dan supervisi dengan setelan pakaian PDH.

Biasanya penggunaan dan varian topi muts dibedakan berdasarkan warna bisban/aksen (Kuning, Emas, Putih, Merah dan Biru) serta garis yang melingkar (uk. lebar 0,5 / 0,8 / 1 / 1,5 cm) pada tepian topi.

Topi Mutz terbuat dari bahan kain laken, dengan bentuk topi muts putra dan topi muts putri memiliki perbedaan yaitu pada bentuk lubang kepala dan tinggi topi. Topi Muts putri lebih pendek dari topi muts untuk putra.

Pada Topi Mutz biasanya juga terdapat emblem dengan garis tengah 3,5 cm dan di tengah terdapat lambang dengan garis tengah 2,5 cm. Yang penempatannya diatas bisban biasanya untuk pimpinan / kepala / wakil dan dibawah bisban untuk staff.

 

2.       TOPI PETS : adalah salah satu topi yang fungsinya lebih digunakan dalam kegiatan upacara. Topi Pets juga disebut Topi Jengle Pet, terbuat dari bahan dasar laken, dengan bagian depannya memakai tutup, serta digunakan sebagai kelengkapan setelan PDUK dan PDUB.


Perbedaan bentuk untuk putra dan putri, berpengaruh pada ukuran diameter emblem putra (6 cm), putri (5 cm).

 

3.       TOPI LAPANGAN : adalah jenis penutup rambut dan kepala beraneka model bagus nyaman pada era saat ini. Fungsi sebagai alat untuk pelindung dari debu kotoran serta sinar panas matahari siang hari.

Pada TOPI LAPANGAN biasanya terdapat emblem, identitas, dan tanda jabatan; dimana ukuran emblem/logo disesuaikan dengan diameter 5-6 cm, sedangkan identitas biasanya tertulis nama dan/atau jabatan. Mengenai tanda jabatan biasanya disematkan pada visor, biasanya rangkaian padi kapas, rangkaian padi, tambang, list, dsb.


Disamping bahan yang ada, paling diminati saat ini Bahan topi doblemes atau sering di sebut bahan jaring karena tekstur nya bolong-bolong atau berlubang lubang, alasannya mengurangi kepengapan, meskipun bagian dalaman topi masih di lapisi laminasi kain furing supaya lebih kelihatan tebal dan lebih elegan.

 

4.       BARET : adalah jenis penutup kepala terbuat dari bahan dasar bludru. Selain warnanya yang berbeda-beda, baret miring juga memiliki arti tersendiri. Arah miring baret dari TNI, Polri, Instansi pemerintah, OKP, atau Pramuka menandakan tugas yang dimilikinya.

Baret yang dikenakan dengan miring ke kiri adalah baret dari pasukan yang bertugas sebagai pelindung keamanan dan penegakkan hukum. Baret ini dikenakan oleh anggota Polri dan anggota TNI yang berdinas sebagai Polisi Militer serta anggota OKP bagian penegakan kedisiplinan.


Baret yang dikenakan dengan miring ke kanan adalah baret dari pasukan yang dipersiapkan untuk bertempur dalam medan perang.

Pada baret juga terdapat Emblem yang berukuran garis tengah 7 cm, Iebar 6 cm dan di tengah terdapat lambang dengan garis tengah 5 cm.

 

5.       HELM : adalah jenis penutup kepala yang terbuat dari bahan fiber glass, dengan bagian dalam terdapat plastik sebagai pengatur besar/kecil kepala sipemakai dan berfungsi sebagai tahanan angin, terdapat pula lambang dan/atau tulisan timbul instansi / lembaga / organisasi.


Helm biasanya digunakan utk upacara, penegakan disiplin, pengamanan tertentu, dan sebagainya.

 

Semoga menjadi kemanfaatan dalam berkhidmat. (Singosari, 16/8/2020 - 10.00)